Seorang perajin di Desa Ketitang dengan telaten membuat tampah dari anyaman bambu, mempertahankan tradisi turun-temurun yang semakin langka. Di tengah arus modernisasi, keterampilan ini menjadi simbol kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan agar tidak punah.

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook